Bangun Budaya Kerja Berintegritas, PTA Maluku Utara Berikan Pembinaan Strategis kepada PA Ternate Menuju Predikat WBK
Ternate, 9 Juli 2026 – Dalam rangka memperkuat komitmen pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara melaksanakan kunjungan pembinaan ke Pengadilan Agama Ternate pada Kamis (9/7/2026) pukul 14.00 WIT. Kegiatan yang berlangsung di Media Center Pengadilan Agama Ternate ini menjadi momentum penting untuk memberikan penguatan, motivasi, sekaligus berbagi strategi dalam mewujudkan satuan kerja yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan prima.

Rombongan Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara bersama Wakil Ketua, Panitera, dan Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Ketua Pengadilan Agama Ternate, Amran Abbas, S.Ag., S.H., M.H., beserta jajaran hakim, pejabat struktural dan fungsional, ASN, serta PPNPN Pengadilan Agama Ternate.

Dalam arahannya, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara menegaskan bahwa predikat WBK bukan sekadar target administratif ataupun perlombaan semata, melainkan merupakan hasil dari perubahan budaya kerja yang harus tumbuh dari komitmen seluruh aparatur. Menurutnya, keberhasilan meraih WBK diawali dengan integritas pribadi, disiplin, serta kesadaran untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pencari keadilan.
Beliau juga menekankan pentingnya pemenuhan aspek teknis pembangunan Zona Integritas, mulai dari kelengkapan eviden pada enam area perubahan, konsistensi implementasi standar operasional prosedur, pengelolaan administrasi yang tertib, inovasi pelayanan publik yang berdampak langsung kepada masyarakat, hingga penguatan pengawasan internal dan manajemen risiko. Seluruh eviden yang disusun harus mencerminkan kondisi nyata di lapangan, bukan sekadar dokumentasi administratif.

Sementara itu, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara memberikan motivasi agar seluruh aparatur memiliki semangat yang sama dalam membangun Zona Integritas. Beliau menyampaikan bahwa keberhasilan meraih WBK hanya dapat dicapai apabila seluruh unsur satuan kerja bergerak dalam satu tujuan, saling mendukung, menjaga kekompakan, serta menjadikan integritas sebagai budaya kerja sehari-hari. Komunikasi yang baik, kolaborasi antarbagian, serta kepedulian terhadap kualitas pelayanan menjadi faktor penting dalam mewujudkan perubahan tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Panitera Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara memberikan pembinaan terkait peningkatan kualitas pelayanan kepaniteraan. Beliau mengingatkan pentingnya menjaga kualitas administrasi perkara, ketepatan waktu penyelesaian layanan, akurasi data pada aplikasi peradilan, serta konsistensi dalam memberikan pelayanan yang cepat, sederhana, dan transparan kepada para pencari keadilan. Menurutnya, kualitas pelayanan teknis yustisial menjadi salah satu wajah utama yang akan dinilai dalam pembangunan Zona Integritas.

Selanjutnya, Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara menyampaikan penguatan pada aspek kesekretariatan, khususnya pengelolaan keuangan, barang milik negara, perencanaan, serta administrasi kepegawaian. Beliau mengajak seluruh aparatur untuk membangun budaya kerja yang tertib, akuntabel, dan bertanggung jawab sehingga setiap proses administrasi mampu mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
Ketua Pengadilan Agama Ternate, Amran Abbas, S.Ag., S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas kunjungan pembinaan yang diberikan oleh Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara. Menurutnya, berbagai masukan, arahan, dan motivasi yang disampaikan menjadi bekal yang sangat berharga bagi seluruh keluarga besar Pengadilan Agama Ternate untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan dalam setiap aspek pembangunan Zona Integritas.

Melalui kegiatan pembinaan ini diharapkan seluruh aparatur Pengadilan Agama Ternate semakin memahami bahwa predikat WBK bukan hanya ditentukan oleh kelengkapan dokumen, tetapi juga oleh konsistensi dalam menerapkan nilai-nilai integritas, profesionalisme, akuntabilitas, dan pelayanan prima dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, Pengadilan Agama Ternate optimis mampu mewujudkan satuan kerja yang bersih, melayani, dan berintegritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi.
